Kenak Lagi Loe! Australia Ungkap Jokowi Palsukan Jatidiri Orang Tuanya Sendiri?
SuaraNews.com
- Heboh data palsu jati diri Presiden Joko Widodo yang diungkap pihak
imigrasi Australia semakin mengemuka. Pengamat politik Renaissance
Foundation, Amir Hamzah menegaskan, jika data informasi pihak imigrasi
Australia itu benar, berarti Jokowi telah melakukan kebohongan publik.
Menurut Amir Hamzah, jika Jokowi melakukan kebohongan publik terhadap identitas dirinya berarti mantan Gubernur
DKI Jakarta itu telah melanggar konstitusi. “Terhadap indikasi fakta
seperti ini maka pertanyaannya terpulang kepada MPR RI, apakah lembaga
negara ini sudah punya nyali untuk melengserkan Jokowi,” tantang Amir.
Berdasarkan dokumen yang dibocorkan pihak Australia, kata Amir, salah
satu data yang ‘dipalsukan’ adalah nama ayah dan ibu Jokowi. “Ini
membuat kita jeli untuk melakukan analisis, bila kemudian terbukti bahwa
nama ayah ibunya berdasarkan dokumen yang dibocorkan oleh Australia
berbeda dengan nama orang tuanya yang selama ini diketahui maka itu,
berarti Jokowi secara sadar dan sengaja telah memalsukan jati dirinya,”
tegas Amir.
source : https://www.facebook.com/MahkamahKonstitusiBerani
source : https://www.facebook.com/MahkamahKonstitusiBerani


komentar0
Posting Komentar